Ingg(R)id

ti amo venti uno

Kalo disuruh milih antara mentingin gengsi atau merjuangin “tanda kutip”, kenapa lebih condong mentingin gengsi sih? Emansipasi wanita! Ngomong sih gampang2 aja, asal nyeplos juga jadi. Tapi nyatanya? Tindakan lebih susah dari omongan. Kalo dibilang NATO sih yaa emang iya, tapi daripada KEPO? Halaah kenyataan emang ga selalu berbanding lurus sama keinginan. Ya terus? Mau dilurusin ya gengsi lah, takut disangka KEPO lah. Ya terus? kalo cuman nunggu doang kapan bisa ngelurusin? Yaah hidup memang tidak semudah quotes Mario Teguh toh? :P

Dreamerisme: Diam-diam :) haha

Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka hanya bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yanga ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali hingga makin lama makin besar. Lalu semakin lama semakin jauh. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada…

Berputar. Orang yang awalnya menjadi orang pertama, menjadi orang terakhir, dan malah tidak menjadi bagian sama sekali. Untuk apa berputar kalau ada imbas keregangan yang didapat? berputar itu wajar, sudah ada hukum alam mengapa harus berputar. Tapi mungkin ada benarnya dengan adanya hukum alam. Dengan berputar ada orang palsu dan tidak palsu. Seperti apa orang palsu? Mungkin mereka yang memutarbalikan dan yang meng’klaim’ bahwa harus ada keregangan setiap kali berputar meskipun hanya beberapa derajat. Lalu orang yang tidak palsu? Mungkin mereka yang tetap akan selalu ada meskipun berputar dengan derajat yang besar. Memang ada orang yang benar-benar tidak palsu? Mungkin ada, tapi bukan secara kasat mata, tetapi secara kasat hati. Mereka ada tergantung bagaimana kita bisa mengerti dengan baik laju perputarannya. Mengerti, bukan mengikuti.